Home » Informasi Penyakit Paru-paru » Penyakit Bronkitis Kronis

Penyakit Bronkitis Kronis

Posted at May 5th, 2012

Berdasarkan waktu berlangsungnya penyakit, Bronkitis akut berlangsung kurang dari 6 mingu dengan rata-rata 10-14 hari, sedangkan Bronkitis Kronis berlangsung lebih dari 6 minggu. Secara umum keluhan pada Bronkitis kronis dan Bronkitis akut hampir sama. Hanya saja keluhan pada Bronkitis kronis cenderung lebih berat dan lebih lama. Hal ini dikarenakan pada Bronkitis kronis terjadi penebalan (hipertrofi) otot-otot polos dan kelenjar serta berbagai perubahan pada saluran pernapasan.

Penyakit Bronkitis KronisSecara klinis, Bronkitis kronis merupakan penyakit saluran pernapasan yang ditandai dengan batuk berdahak sedikitnya 3 bulan dalam setahun selama 2 tahun berturut-turut.

Di Indonesia, belum ada angka kesakitan Bronkitis kronis, kecuali di RS sentra-sentra pendidikan. Sebagai perbandingan, di AS ( National Center for Health tatistics ) diperkirakan sekitar 4% dari populasi didiagnosa sebagai Bronkitis kronis. Angka inipun diduga masih di bawah angka kesakitan yang sebenarnya (underestimate) dikarenakan tidak terdiagnosanya Bronkitis kronis. Di sisi lain dapat terjadi pula overdiagnosis Bronkitis kronis pada pasien-pasien dengan batuk non spesifik yang self-limited (sembuh sendiri).

Bronkitis kronis dapat dialami oleh semua ras tanpa ada perbedaan. Frekuensi angka kesakitan Bronkitis kronis lebih kerap terjadi pada pria dibanding wanita. Hanya saja hingga kini belum ada angka perbandingan yang pasti. Usia penderita Bronkitis kronis lebih sering dijumpai di atas 50 tahun.

Faktor Penyebab Bronkitis Kronis

Faktor-fakor penyebab tersering pada Bronkitis kronis adalah: asap rokok (tembakau), debu dan asap industri, polusi udara.

Disebutkan pula bahwa Bronkitis kronis dapat dipicu oleh paparan berbagai macam polusi industri dan tambang, diantaranya: batubara, fiber, gas, asap las, semen, dan lain-lain.

Gejala dan Keluhan Bronkitis Kronis

Keluhan dan gejala-gejala klinis Bronkitis Kronis adalah sebagai berikut:

  • Batuk dengan dahak atau batuk produktif dalam jumlah yang banyak. Dahak makin banyak dan berwarna kekuningan (purulen) pada serangan akut (eksaserbasi). Kadang dapat dijumpai batuk darah.
  • Sesak napas. Sesak bersifat progresif (makin berat) saat beraktifitas.
  • Adakalanya terdengar suara mengi (ngik-ngik).
  • Pada pemeriksaan dengan stetoskop (auskultasi) terdengar suara krok-krok terutama saat inspirasi (menarik napas) yang menggambarkan adanya dahak di saluran napas.

Secara klinis, Bronkitis kronis terbagi menjadi 3 jenis, yakni:

  1. Bronkitis kronis ringan ( simple chronic bronchitis), ditandai dengan batuk berdahak dan keluhan lain yang ringan.
  2. Bronkitis kronis mukopurulen ( chronic mucupurulent bronchitis), ditandai dengan batuk berdahak kental, purulen (berwarna kekuningan).
  3. Bronkitis kronis dengan penyempitan saluran napas ( chronic bronchitis with obstruction ), ditandai dengan batuk berdahak yang disertai dengan sesak napas berat dan suara mengi.

Untuk membedakan ketiga penyakit Bronkitis Kronis di atas, bisa didasarkan pada riwayat penyakit dan pemeriksaan klinis oleh dokter disertai pemeriksaan penunjang (jika diperlukan), yakni radiologi (rontgen), faal paru, EKG, analisa gas darah.

Sumber : pedulidampakrokok.com

Click here for more information about "Penyakit Bronkitis Kronis"

Wooww, very nice! I want to share this product!
facebook
twitter
stumbleupon
Delicious
reddit
Digg

Comment for Penyakit Bronkitis Kronis

  1. darma write comment at April 10th, 2014 - 2:13 am

    Salam. Sy darma hari ini sy mendapat hsl lep dr dokter yang menyatakan sya bronitis tp saya pelajari dr sini gejala yang sys alami berbeda dengan gejala broknits. Gejala yg saya alami lebih parah dr yg dijelaska.misalkan saya batuk berdarah sampai sebulan sekali.. setiap bulan saya mengalami batuk darah. Apakha itu hanya bronitis. Lalau batuk pada pagi hari ludah saya bercapur darah segar…




Related post to Penyakit Bronkitis Kronis


You might also likeclose