Home » Informasi Penyakit Paru-paru » Beberapa Pekerjaan Yang Menyebabkan Gangguan Paru-paru

Beberapa Pekerjaan Yang Menyebabkan Gangguan Paru-paru

Posted at April 9th, 2012

Gangguan Paru-paru biasanya terjadi pada orang-orang yang melakukan pekerjaan yang dapat menyebabkan gangguan paru-paru. Pekerjaan yang menyebabkan gangguan paru-paru ini bermacam-macam.

Beberapa Pekerjaan Yang Menyebabkan Gangguan Paru-paruLalu pekerjaan apa saja yang beresiko bagi terjadinya gangguan paru-paru. Berikut adalah 5 pekerjaan berisiko bagi kesehatan paru-paru Anda.

1.      Bidang Konstruksi

Seringkali di lokasi proyek terdapat bekas-bekas pembongkaran sebagai sumber munculnya debu. Jika debu itu dihirup oleh para pekerja, dapat beresiko terkena kanker paru-paru, mesothelioma, dan asbestosis, penyakit yang menyebabkan goresan berupa kerutan dan pengerasan dari paru-paru.

2.      Manufaktur

Pabrik adalah tempat yang juga beresiko membuat gangguan paru-paru. Di lingkungan pabrik, para pekerja dapat terkena debu, bahan kimia, dan gas. Adanya zat-zat tersebut membuat pekerja pabrik beresiko terkena gangguan paru-paru.

Pada pembuatan makanan, diacetyl-agen penyedap yang digunakan dalam membuat popcorn dan makanan cepat saji dapat menyebabkan penyakit yang merusak dan kadang-kadang mematikan, yang disebut bronchiolitis obliterans, kerabat dekat dari COPD.

3.      Kesehatan

Berdasarkan perkiraan 8% sampai 12% petugas kesehatan sensitif terhadap sisa bubuk yang ditemukan di sarung tangan lateks yang mereka pakai. Bubuk tersebut berbahaya karena dapat menyebabkan reaksi asma tingkat berat. Bahkan bagi anda yang tidak menggunakan sarung tangan juga menimbulkan efek yang sama yaitu Gangguan Paru-paru. Karena itulah beberapa rumah sakit seperti Johns Hopkins sekarang ini sudah beralih memamakai sarung tangan lateks bebas sintetis.

4.      Tekstil

Byssinosis atau disebut juga penyakit paru-paru coklat, biasanya muncul di antara pekerja tekstil yang membuat jok, handuk, kaus kaki, seprei, dan pakaian.

Pekerja bisa menghirup partikel yang dilepaskan dari katun atau bahan lainnya. Resiko tersebut bahkan bisa meningkat apabila mereka merokok. Sebagai pencegahan para pekerja dianjurkan mengenakan masker dan meningkatkan ventilasi di lingkungan kerja. Langkah-langkah tersebut cukup bermanfaat mengurangi resiko gangguan paru-paru.

5.      Bartender

Meracik minuman di sebuah ruangan penuh asap, membuat bartender berada pada risiko tinggi terserang Gangguan Paru-paru. Apalagi jika mereka secara teratur menjadi perokok pasif selama bertahun-tahun. Karena itulah, saat ini banyak negara melarang merokok di restoran dan bar. Langkah ini telah membuat perbedaan yang signifikan kesehatan orang yang bekerja di bidang ini.

Sumber : ceritakita.net

Click here for more information about "Beberapa Pekerjaan Yang Menyebabkan Gangguan Paru-paru"

Wooww, very nice! I want to share this product!
facebook
twitter
stumbleupon
Delicious
reddit
Digg

Write your comment about Beberapa Pekerjaan Yang Menyebabkan Gangguan Paru-paru




Related post to Beberapa Pekerjaan Yang Menyebabkan Gangguan Paru-paru


You might also likeclose